Ubisoft Mencari Kemungkinan Penggunaan Teknologi Blockchain untuk Bisnis Mereka

Perusahaan dibalik video game Assassin’s Creed, Ubisoft sedang menjelajahi kemungkinan penggunaan teknologi blockchain untuk bisnis mereka melalui Strategic Innovation Lab miliknya. Dilansir dari IGN, salah satu direktur Lab bernama Lidwine Sauer mengungkapkan Ubisoft tertarik dengan kemampuan blockchain untuk menawarkan kepemilikan unik terhadap benda digital.

Sauer menambahkan bahwa teknologi ini memberikan kesempatan untuk “memiliki benda digital yang tidak bisa direplikasi oleh siapapun dan bisa 100% dimiliki olehmu”. Hasil akhirnya, blockchain menawarkan perlindungan terhadap kekayaan intelektual seperti video game.

Salah satu contoh kasus yang menjadi perhatikan besar Ubisoft adalah downloadable content (DLC), yang biasa didistribusikan oleh penerbit game dan umumnya berisi tambahan kosmetik atau gameplay baru. Tapi, Sauer mengatakan bahwa ambisi Ubisoft jauh lebih besar dibanding hanya menerapkan teknologi blockchain pada DLC.

“Kami merasa ada sesuatu yang lebih menarik untuk ditemukan [pada teknologi blockchain], dan kami sedang dalam proses untuk menemukan hal menarik tersebut.” ungkap Sauer.

Ubisoft bukanlah perusahaan video game pertama yang menjelajahi aplikasi dari teknologi blockchain pada bisnis mereka. Sebelumnya, ada CryptoKitties, sebuah game yang memungkinkan mengguna membeli, mengkoleksi, menjual bahkan “menternakkan” kucing digital dan menggunakan blockchain untuk membuat konten digital yang unik.

Comments (No)

Leave a Reply

%d bloggers like this: