Google Tertarik Merekrut Kreator Ethereum?

Vitalik Buterin, kreator Ethereum baru-baru ini memposting sebuah screenshot email yang terlihat berasal dari seseorang yang menawarinya untuk bekerja untuk Google. Tidak lama kemudian, Buterin juga mengadakan polling untuk para followernya di Twitter apakah dia harus mengambil tawaran tersebut dan berhenti bekerja untuk Ethereum atau menolak tawaran tersebut dan tetap bekerja untuk Ethereum. Sekitar 59% dari 2000 respon dari polling tersebut menginginkan Buterin untuk tetap bekerja untuk Ethereum.

Jika ditelaah lebih jauh, sangat tidak mungkin bahwa Vitalik Buterin akan meninggalkan segala yang telah dicapainya bersama Ethereum dan bekerja untuk Google (Baca: Siapa Itu Vitalik Buterin?). Vitalik dianggap sebagai wajah dan ikon dari Ethereum itu sendiri dan kepergiannya tentu akan mempengaruhi harga Ethereum secara signifikan. Kemungkinan besar, dia memposting screenshot tersebut hanya sebagai sebuah lelucon bahwa Google berpikir untuk merekrut dirinya diantara banyak pilihan lain.

Vitalik Buterin sendiri merupakan sosok pekerja keras dibalik kesuksesan Ethereum hingga menjadi cryptocurrency dengan nilai tertinggi kedua setelah Bitcoin. Update penting Ethereum dalam beberapa bulan terakhir seperti implementasi protokol Proof-of-stake dan protokol Casper dan Sharding. Selain bekerja untuk Ethereum, Vitalik Buterin juga menjadi orang penting di dunia blockchain dan cryptocurrency dan menjadi pembicara di acara-acara internasional.

Di sisi lain, Google sendiri menjadi salah satu dari beberapa raksasa teknologi yang melarang iklan cryptocurrency dan ICO di seluruh layanan mereka. Namun, di sekitar bulan Maret 2018, Google juga sedang mengerjakan produk terbaru mereka yang menggunakan teknologi blockchain. Produk ini kabarnya akan memungkinkan pihak ketiga untuk memposting dan memverifikasi transaksi yang terdapat dalam sebuah digital ledger.

Google mungkin memang tertarik untuk merekrut Vitalik Buterin untuk proyek ini atau untuk proyek rahasia yang belum diumumkan. Walau melarang iklan seputar cryptocurrency dan ICO, namun Google juga menjadi investor pada beberapa perusahaan blockchain seperti Ripple, LedgerX dan Veem.

Comments (No)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: