Edward Snowden : Masalah Bitcoin Ada Pada Privasinya

Edward Snowden adalah seorang mantan pekerja pada sebuah kontraktor untuk NSA, badan intelijen Amerika Serikat. Pada 2013 lalu, Snowden membocorkan dokumen-dokumen rahasia mengenai agenda global surveillance dari organisasi tersebut. Kini, Snowden mendapatkan suaka politik di Russia setidaknya hingga 2020. Tindakannya pada 2013 mendapat respon berbeda-beda, banyak yang menyebutnya sebagai pahlawan dan patriot, tapi tidak sedikit yang menyebutnya sebagai pengkhianat. Setidaknya, dia membuka mata dunia mengenai privasi dan tindakan memata-matai oleh pemerintah.

Dalam sebuah acara yang diadakan oleh Blockstack di Berlin, Jerman pada awal Maret 2018. Snowden, melalui wawancara via webcam mengungkapkan pendapatnya mengenai Bitcoin, mengatakan bahwa masalah Bitcoin bukan pada skalabilitasnya tapi ada pada privasi yang dimilikinya. Public ledger yang digunakan oleh Bitcoin dianggap tidak cocok dengan mekanisme pasar dan memiliki riwayat transaksi seumur hidup seseorang yang tersedia untuk publik bukanlah ide bagus.

Bitcoin pernah dianggap sebagai cara pembayaran paling anonim di internet, terlepas dari kritik bahwa Bitcoin juga digunakan untuk pencucian uang dan pembiayaan terorisme, Bitcoin ternyata lebih mudah dilacak daripada yang dipikirkan banyak orang.

Setiap wallet Bitcoin memiliki public address berupa pseudonymous (nama palsu), semakin berbeda nama tersebut dengan nama asli pemiliknya, maka secara teori, pemiliknya semakin sulit dilacak. Tapi, perlu diingat bahwa IP address pemilik wallet bisa dilacak, pola transaksi bisa diidentifikasi dan beberapa faktor lainnya memungkinkan pihak berwenang atau orang lain bisa mengetahui siapa pemilik sebuah alamat wallet. Bahkan, Bitcoin.org sendiri juga menuliskan bahwa “Bitcoin mungkin merupakan jaringan pembayaran paling transparan di dunia”. Snowden menyarankan bahwa jangan pernah mengungkapkan bahwa kita memiliki Bitcoin (cryptocurrency).

Snowden juga menambahkan bahwa public ledger mungkin merupakan fitur yang sangat menarik bagi pengguna, tapi fitur ini juga memberikan pemerintah keuntungan untuk menambang data. Sebuah dokumen rahasia dari NSA yang bocor pada pertengahan Maret 2018 mengungkapkan bahwa badan intelijen Amerika Serikat ini mungkin saja mengumpulkan informasi pada pemilik Bitcoin.

Masih pada acara yang sama, Snowden memberikan pernyataan atau lebih tepat dukungan terhadap Zcash dengan mengatakan: “Zcash merupakan yang paling menarik untuk saya saat ini, karena sifat privasinya yang benar-benar unik.” Ini bukan pertama kalinya Snowden memberikan komentar mengenai Zcash, pada September 2017, dia pernah merespon sebuah tweet dengan mengatakan:

“Teknologi privasi Zcash membuatnya menjadi alternatif paling menarik untuk Bitcoin. Bitcoin bagus, tapi ‘jika itu (Bitcoin -red) tidak private, maka dia tidak aman.'”

 

Comments (No)

Leave a Reply

%d bloggers like this: