5 Orang yang Dicurigai Sebagai Satoshi Nakamoto

Sampai dengan artikel ini ditulis, 3 Maret 2018, masyarakat dunia secara umum belum mengetahui siapa itu Satoshi Nakamoto, kreator dari Bitcoin. Apakah dia adalah orang jenius  yang berhasil merancang sebuah sistem uang digital yang benar-benar bekerja sendirian atau sebuah kelompok yang menyelesaikan masalah ini bersama-sama.

Satoshi Nakamoto yang seakan ‘menghilang’ sejak tahun 2010 dan belum muncul hingga hari ini dimana harga Bitcoin benar-benar meroket (Harga Bitcoin hari ini) membuat banyak orang memburunya. Mulai dari para jurnalis hingga orang-orang di dalam komunitas Bitcoin sendiri ingin mengetahui siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto, bagaimana ceritanya mendesain Bitcoin dan alasan kenapa dia menghilang.

Hingga hari ini, belum ada bukti valid mengenai siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto, namun ada beberapa orang yang dicurigai sebagai Satoshi Nakamoto entah karena kemampuan mereka, hubungan mereka dengan Bitcoin bahkan karena nama yang sama.

Satoshi Nakamoto

Dorian Prentice Satoshi Nakamoto, seorang mantan insinyur komputer yang pernah bekerja untuk proyek pertahanan Amerika Serikat memiliki nama lahir Satoshi Nakamoto. Dalam sebuah wawancara personal dengan seorang wartawan pada tahun 2014, Satoshi sempat mengatakan “Aku tidak lagi terlibat di dalamnya dan tidak bisa mendiskusikannya. [Aku] sudah memberikannya pada orang lain. Merekalah yang saat ini bertanggungjawab. Aku tidak lagi memiliki koneksi.”

Pernyataannya ini dianggap sebagai ‘pengakuan’ Satoshi mengenai Bitcoin. Hal ini membuat media memburu Satoshi dan keluarganya, wartawan mulai berkemah di depan rumah keluarga Satoshi bahkan mengejarnya dengan mobil untuk bisa melakukan wawancara. Namun, kemudian Satoshi menyangkal hal tersebut dan mengira bahwa sang wartawan bertanya mengenai pekerjaannya sebelumnya dengan pemerintah, yang tentu saja merupakan rahasia negara.

Tidak lama berselang, akun Satoshi Nakamoto yang sudah tidak aktif selama 5 tahun di P2P Foundation tiba-tiba mengirimkan pos bertuliskan “Aku bukan Dorian Nakamoto”. Tapi, banyak yang percaya bahwa akun tersebut sudah diretas dan bukan dikirimkan oleh Satoshi Nakamoto yang sebenarnya.

Nick Szabo

Nick Szabo adalah seorang ilmuwan komputer dan seorang kriptografer asal Amerika Serikat. Tahun 1998, dia pernah menerbitkan paper mengenai “bit gold”, sebuah mekanisme mengenai mata uang terdesentralisasi layaknya Bitcoin. Konsep “bit gold” bahkan dianggap banyak orang sebagai pendahulu dari Bitcoin yang ada saat ini. Konsep “smart contract” yang saat ini banyak digunakan pada protokol internet hingga cryptocurrency seperti Ethereum juga dicetuskan oleh Szabo pada 1994.

Tahun 2011, Nick Szabo pernah mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia mengetahui hanya 3 orang yang sangat tertarik dengan kosenp mata uang terdesentralisasi yaitu dirinya, Wei Dai dan Hal Finney, namun anggapannya itu berubah setelah munculnya Nakamoto.

The New York Times dan seorang penulis finansial bernama Dominic Frisby mengungkapkan bahwa Nick Szabo adalah kandidat terkuat sebagai Satoshi Nakamoto yang asli, namun hal tersebut dibantah oleh Szabo pada 2014, dimana dia mengatakan “Aku takut kamu telah salah menuduhku sebagai Satoshi, tapi aku sudah biasa dengan hal tersebut.”

Hal Finney

Mendiang Hal Finney adalah seorang kriptografer, ilmuwan komputer dan merupakan orang pertama selain Satoshi Nakamoto yang menggunakan software, melaporkan bug dan membuat perbaikan terhadap software Bitcoin. Dia juga merupakan orang pertama yang melakukan transaksi Bitcoin bersama Nakamoto. Uniknya, dia tinggal tidak jauh dari Dorian Nakamoto, seseorang yang dicurigai sebagai Satoshi Nakamoto karena nama yang sama.

Banyak jurnalis sudah mencoba mencari kecocokan antara Satoshi Nakamoto dan Hal Finney, namun sebagian besar dari mereka percaya bahwa Hal Finney bukanlah Satoshi Nakamoto, tapi setidaknya Finney terlibat saat masa-masa awal kemunculan Bitcoin.

Craig Steven Wright

Pada akhir 2015, Craig Steven Wright, seorang ilmuwan komputer dan pebisnis asal Australia secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya adalah kreator Bitcoin dan Satoshi Nakamoto adalah nama yang digunakan oleh dirinya dan mendiang David Kleiman, seorang analis digital forensik yang meninggal pada 2013.

Pada Mei 2016, Craig Wright menulis di blog pribadinya sebuah klaim bahwa dirinya adalah Satoshi Nakamoto. Di hari yang sama, jurnalis dari BBC dan The Economist mengakui bahwa mereka melihat Wright ‘manandatangi’ pesan menggunakan private key yang sama dengan private key pada transaksi pertama Bitcoin. Klaim ini diperkuat oleh pernyataan dari Jon Matonis, mantan direktur Bitcoin Foundation dan mantan lead developer Bitcoin, Gavin Andresen yang menyaksikan langsung demonstrasi private key tersebut.

Namun, tidak semua orang percaya terhadap klaim Wright. Beberapa developer dan ahli mengungkapkan bahwa demonstrasi tersebut tidak bisa membuktikan apapun. Entah Wright benar-benar merupakan Satoshi Nakamoto atau seorang pembohong yang benar-benar hebat.

Februari 2018, saudara dari mendiang David Kleiman menuntut Craig Wright karena dianggap memiliki Bitcoin yang ditambang bersama-sama oleh Kleiman dan Wright pada awal kemunculan Bitcoin. Menariknya, dalam dokumen tuntutan tersebut terdapat pengakuan bahwa Craig Wright dan David Kleiman adalah dua dari lima orang yang terlibat dalam mendesain Bitcoin.

Elon Musk

Elon Musk, CEO dari Tesla dan SpaceX dianggap memiliki kemungkinan merupakan Satoshi Nakamoto berdasarkan latar belakang yang dimilikinya. Musk memiliki pengetahuan yang baik dalam dunia komputer dan keuangan karena dia adalah orang dibalik Zip2, X.com dan PayPal. Bitcoin ditulis menggunakan bahasa pemrograman C++, begitu juga dengan X.com dan bahasa ini pula digunakan oleh SpaceX.

Musk diketahui merupakan orang yang cepat belajar. Dia belajar cara membuat roket secara ‘otodidak’ dari banyak membaca, dia juga merilis konsep awal mengenai Hyperloop melalui sebuah paper. Jadi, tidak ada yang salah jika dia juga merilis konsep awal Bitcoin melalui paper berdasarkan apa yang dia baca dari hasil riset ahli seperti Nick Szabo dan Hal Finney.

Walau Musk sendiri sudah sering menyangkal bahwa dirinya adalah Satoshi Nakamoto dan mengakui bahwa dia saat ini tidak memiliki Bitcoin, namun hal itu mungkin merupakan bukti bahwa teori “Good Satoshi” adalah benar dimana Satoshi Nakamoto adalah orang baik yang telah membuang private key yang dimilikinya bersama dengan hampir 1 juta Bitcoin yang hilang selamanya.


Selain nama-nama diatas, ada banyak lagi nama-nama yang dicurigai sebagai Satoshi Nakamoto. Namun, terlepas dari siapa Satoshi Nakamoto yang sebenarnya, dia atau mereka telah memberikan sebuah ‘hadiah’ bagi masyarakat dunia. Kini, tugas semua orang adalah membuka potensi dari hadiah tersebut dan menggunakannya untuk hal yang berguna.

Comments (No)

Leave a Reply

%d bloggers like this: